{"id":11326,"date":"2024-02-25T21:21:16","date_gmt":"2024-02-25T14:21:16","guid":{"rendered":"https:\/\/jailangkung.com\/?p=11326"},"modified":"2024-02-25T21:21:18","modified_gmt":"2024-02-25T14:21:18","slug":"fakta-sejarah-paling-gila-yang-jarang-diketahui-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jailangkung.com\/fakta-sejarah-paling-gila-yang-jarang-diketahui-orang\/","title":{"rendered":"Fakta Sejarah Paling Gila yang Jarang Diketahui Orang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>jlk<\/em> &#8211; Sejarah adalah guru yang paling bijak, kata orang. Dari sejarah, kita bisa belajar banyak hal tentang asal-usul, peradaban, perjuangan, dan prestasi manusia di masa lalu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, sejarah juga menyimpan banyak rahasia, misteri, dan kejadian-kejadian aneh yang tidak selalu tercatat di buku-buku pelajaran. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa fakta sejarah bahkan terdengar begitu gila dan tidak masuk akal, sehingga membuat kita bertanya-tanya apakah benar-benar terjadi atau hanya dongeng belaka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam artikel ini, saya akan mengajak Anda untuk menelusuri 10 fakta sejarah paling gila yang jarang diketahui orang. Mari kita mulai!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Kucing, Tikus, dan Wabah Bubonik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kucing adalah hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Banyak orang yang menyayangi dan memelihara kucing di rumah mereka. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/jailangkung.com\/unggah\/2024\/02\/d4748d09-7bf0-4416-b00c-dc9a0c081a6f.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-11333\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, tahukah Anda bahwa kucing pernah menjadi korban pembantaian massal di Eropa pada Abad Pertengahan? Alasannya, karena Paus Gregorius IX mengaitkan kucing dengan pemujaan iblis dan penyihir. Akibatnya, kucing di seluruh Eropa pun diburu dan dibunuh tanpa ampun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, tindakan ini ternyata berakibat fatal bagi manusia. Tanpa kucing, tikus yang terinfeksi bakteri Yersinia pestis berkeliaran dengan bebas dan menularkan penyakit mematikan yang dikenal sebagai wabah bubonik atau pes. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wabah ini menewaskan sekitar 100 juta orang di Eropa, atau sekitar sepertiga dari populasi saat itu. Ironisnya, kucing yang dianggap sebagai makhluk jahat ternyata bisa menjadi penyelamat manusia dari bencana epidemi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Pengorbanan Manusia ala Bangsa Aztec<\/h2>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bangsa Aztec adalah salah satu peradaban kuno yang paling maju dan berpengaruh di Amerika. Mereka memiliki sistem politik, sosial, ekonomi, dan agama yang kompleks dan terorganisir. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/jailangkung.com\/unggah\/2024\/02\/7b7ca2cf-4d40-4bee-8ed5-14409648745e.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-11334\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, di balik kemegahan dan kejayaan mereka, ada sebuah tradisi yang mengerikan dan mengejutkan, yaitu pengorbanan manusia untuk para dewa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut kepercayaan bangsa Aztec, para dewa membutuhkan darah manusia untuk menjaga keseimbangan alam semesta. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, mereka rutin melakukan upacara pengorbanan manusia dengan cara yang sadis dan brutal. Salah satu contohnya adalah pada tahun 1487, ketika mereka merayakan pembukaan Kuil Tenochtitlan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam upacara tersebut, sekitar 20 ribu orang dijadikan tumbal dan jantung mereka dicabut dari tubuh mereka yang masih hidup. Bayangkan betapa mengerikannya pemandangan itu!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Madu untuk Menjauhkan Lalat<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Madu adalah salah satu produk alam yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Madu juga bisa digunakan sebagai bahan masakan, minuman, atau obat. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/jailangkung.com\/unggah\/2024\/02\/49cf29f9-6511-4833-8047-7cecaf537906.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-11337\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, tahukah Anda bahwa madu pernah digunakan untuk tujuan yang sangat berbeda di masa lalu? Yaitu, untuk menarik lalat-lalat menjauh dari para ningrat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada masa Eropa kuno, kebersihan dan sanitasi belum menjadi prioritas bagi banyak orang. Akibatnya, lalat-lalat sering mengganggu dan menyebarkan penyakit. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengatasi hal ini, para pelayan di istana-istana atau rumah-rumah mewah diolesi madu di tubuh mereka. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuannya, agar lalat-lalat tertarik pada madu dan meninggalkan para ningrat yang sedang bersantap atau berpesta. Sungguh cara yang tidak manusiawi dan tidak higienis!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Urine sebagai Obat Kumur<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Urine adalah cairan tubuh yang dihasilkan oleh ginjal sebagai hasil dari penyaringan darah. Urine mengandung berbagai zat sisa metabolisme, seperti urea, kreatinin, asam urat, dan elektrolit. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Urine biasanya dibuang dari tubuh melalui saluran kemih. Namun, tahukah Anda bahwa urine pernah digunakan sebagai obat kumur oleh orang-orang Romawi kuno?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang-orang Romawi kuno percaya bahwa urine memiliki sifat antiseptik dan pemutih gigi. Oleh karena itu, mereka sering berkumur dengan urine untuk membersihkan dan memutihkan gigi mereka. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, urine menjadi salah satu komoditas dagang yang penting di Romawi. Urine dikumpulkan dari toilet-toilet umum dan dijual kepada para pembuat kain, penyamak kulit, dan penjual obat kumur. Apakah Anda mau mencoba?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Korban Jiwa Perang Saudara Amerika<\/h2>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perang Saudara Amerika adalah konflik bersenjata yang terjadi antara tahun 1861-1865 di Amerika Serikat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perang ini dipicu oleh perselisihan antara negara-negara bagian di utara dan selatan mengenai isu perbudakan, hak-hak negara bagian, dan ekspansi wilayah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perang ini berakhir dengan kemenangan negara-negara bagian di utara dan penghapusan perbudakan di seluruh Amerika Serikat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, perang ini juga menelan banyak korban jiwa. Menurut perkiraan, sekitar 750 ribu orang meninggal dunia akibat perang ini, lebih dari 2,5 persen populasi Amerika saat itu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jumlah ini lebih besar dari jumlah korban jiwa Amerika akibat Perang Dunia I, Perang Dunia II, Perang Vietnam, dan Perang Korea digabungkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perang Saudara Amerika menjadi perang paling berdarah dan paling mematikan dalam sejarah Amerika.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6. Bendera Merah Putih dari Sprei dan Penjual Soto<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bendera merah putih adalah salah satu simbol nasional Indonesia yang paling penting dan paling disakralkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bendera ini melambangkan semangat perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bendera ini pertama kali dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945, saat Presiden Soekarno membacakan teks proklamasi kemerdekaan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, tahukah Anda bahwa bendera merah putih yang dikibarkan saat itu bukanlah bendera yang dijahit oleh Fatmawati, istri Soekarno? Bendera yang dijahit Fatmawati dianggap terlalu kecil untuk dikibarkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, Fatmawati harus menjahit bendera baru dengan bahan yang tersedia. Bendera baru dibuat dari kain sprei berwarna putih. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara bagian merahnya dibeli dari seorang penjual soto yang kebetulan lewat di depan rumah Soekarno. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan bantuan beberapa orang, Fatmawati berhasil menyelesaikan bendera baru tepat sebelum pembacaan proklamasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">7. Patung Dirgantara dari Mobil Bekas<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Patung Dirgantara atau Patung Pancoran adalah salah satu ikon Jakarta yang terletak di persimpangan Jalan Gatot Subroto dan Jalan M.T. Haryono. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Patung ini menggambarkan seorang pria yang sedang terbang dengan sayap di punggungnya. Patung ini melambangkan cita-cita bangsa Indonesia untuk mencapai kemajuan di bidang penerbangan dan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Patung ini dibuat oleh Edhi Sunarso, seorang seniman patung yang juga membuat patung Arjuna Wijaya di Bundaran HI. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembuatan patung ini dimulai pada tahun 1964 dan sempat terhenti karena peristiwa Gerakan 30 September\/PKI. Saat itu, posisi Soekarno sebagai Presiden Indonesia sedang di ujung tanduk. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">8. Kebiasaan Makan Bangsa Romawi Kuno<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bangsa Romawi kuno dikenal dengan kebiasaan makan mereka yang mewah dan berlebihan. Mereka sering mengadakan pesta makan yang berlangsung selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pesta tersebut, mereka menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman, mulai dari daging, ikan, buah-buahan, kue-kue, hingga anggur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, ada satu kebiasaan makan bangsa Romawi yang mungkin akan membuat Anda mual, yaitu muntah-muntah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya, Anda tidak salah baca. Bangsa Romawi kuno memiliki ruangan khusus yang disebut vomitorium, tempat mereka sengaja muntah untuk mengosongkan perut mereka. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuannya, agar mereka bisa terus makan dan menikmati pesta makan tanpa merasa kenyang. Sungguh kebiasaan yang aneh dan tidak sehat!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">9. Perang Saudara Amerika dan Kebiasaan Minum Kopi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perang Saudara Amerika adalah perang paling berdarah dalam sejarah Amerika, dengan korban jiwa mencapai ratusan ribu orang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, di balik kebrutalan dan kekejaman perang, ada satu hal yang mungkin tidak Anda ketahui, yaitu kebiasaan minum kopi para tentara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut catatan sejarah, para tentara di kedua belah pihak sangat mengandalkan kopi untuk menjaga stamina dan semangat mereka. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka sering memasak kopi di tengah medan perang, bahkan di saat-saat paling genting sekalipun. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebiasaan minum kopi ini tidak hanya membantu mereka bertahan hidup, tetapi juga menjadi bagian penting dari budaya militer Amerika hingga saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">10. Kebiasaan Mandi Bangsa Viking<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bangsa Viking dikenal sebagai penjelajah, pedagang, dan pejuang yang tangguh. Mereka sering melakukan ekspedisi dan penyerangan ke berbagai tempat di Eropa, Asia, dan Amerika. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, di balik imej mereka yang kasar dan brutal, bangsa Viking ternyata memiliki kebiasaan mandi yang cukup unik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut catatan sejarah, bangsa Viking sangat menjaga kebersihan diri. Mereka mandi setidaknya sekali dalam seminggu, yang cukup sering jika dibandingkan dengan standar Abad Pertengahan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka juga menggunakan sabun dan sisir untuk merawat rambut dan jenggot mereka. Bahkan, beberapa penemuan arkeologi menunjukkan bahwa bangsa Viking memiliki alat-alat mandi yang canggih, seperti bak mandi kayu dan bejana air panas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikianlah 10 fakta sejarah paling gila yang jarang diketahui orang. Semoga artikel ini bisa memberikan Anda wawasan baru tentang sejarah dan membuat Anda tersenyum atau tertawa. Ingatlah, sejarah tidak selalu tentang perang, politik, dan peradaban. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadang-kadang, sejarah juga tentang kisah-kisah aneh, lucu, dan gila yang bisa membuat kita terheran-heran. Selamat membaca dan menikmati sejarah!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Demikian Kisanak.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>jlk &#8211; Sejarah adalah guru yang paling bijak, kata orang. Dari sejarah, kita bisa belajar banyak hal tentang asal-usul, peradaban, perjuangan, dan prestasi manusia di masa lalu. Namun, sejarah juga menyimpan banyak rahasia, misteri, dan kejadian-kejadian aneh yang tidak selalu tercatat di buku-buku pelajaran. Beberapa fakta sejarah bahkan terdengar begitu gila dan tidak masuk akal, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":11320,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4293],"class_list":["post-11326","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-sorotan","tag-fakta-sejarah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11326","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=11326"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11326\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/11320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=11326"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=11326"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jailangkung.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=11326"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}