Arsul Sani, Hakim MK Baru yang Diangkat Jokowi: Profil, Latar Belakang, dan Visi-Misi

Yudha Cilaros By Yudha Cilaros
2 Min Read
Arsul Sani, Hakim MK Baru yang Diangkat Jokowi: Profil, Latar Belakang, dan Visi-Misi
Arsul Sani, Hakim MK Baru yang Diangkat Jokowi: Profil, Latar Belakang, dan Visi-Misi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Arsul Sani sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis, 18 Januari 2024, di Istana Negara, Jakarta. Arsul Sani menggantikan posisi Wahiduddin Adams yang pensiun pada 17 Januari 2024. Arsul Sani terpilih sebagai Hakim MK setelah mendapatkan dukungan dari seluruh fraksi di DPR dalam fit and proper test yang digelar pada Desember 2023.

Arsul Sani merupakan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua MPR dan Wakil Ketua Umum PPP. Ia juga merupakan pengacara yang aktif di Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Arsul Sani lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 8 Juni 1965. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan meraih gelar doktor di bidang hukum tata negara dari Universitas Padjadjaran (Unpad).

Arsul Sani dikenal sebagai sosok yang kritis, tegas, dan berintegritas. Ia pernah menjadi anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK di DPR yang menolak revisi UU KPK pada 2017. Ia juga pernah menjadi anggota Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) yang mengkritik pemerintahan Jokowi terkait isu hak asasi manusia, penegakan hukum, dan demokrasi. Ia juga pernah menjadi kuasa hukum sejumlah tokoh nasional, seperti Anies Baswedan, Amien Rais, dan Prabowo Subianto.

Dalam visi-misinya sebagai Hakim MK, Arsul Sani menekankan pentingnya menjaga kemandirian, kredibilitas, dan profesionalisme MK sebagai lembaga penjaga konstitusi. Ia juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas putusan MK, memperkuat kerjasama antar lembaga negara, dan mengedepankan kepentingan rakyat dalam menyelesaikan sengketa konstitusional. Ia juga berjanji untuk menjaga netralitas politik dan tidak terpengaruh oleh kepentingan partai atau kelompok tertentu.

- Advertisement -

Arsul Sani diharapkan dapat menjadi Hakim MK yang mampu menjaga kehormatan, martabat, dan integritas lembaga. Ia juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan hukum dan demokrasi di Indonesia. Semoga Arsul Sani dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Hakim MK dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan sumpah jabatannya.

Share This Article