Macam-Macam Komponen pada Velg Mobil: Apa Saja dan Apa Fungsinya?

Yudha Cilaros By Yudha Cilaros
7 Min Read
Macam-Macam Komponen pada Velg Mobil: Apa Saja dan Apa Fungsinya?
Macam-Macam Komponen pada Velg Mobil: Apa Saja dan Apa Fungsinya?

Velg mobil adalah salah satu komponen yang sering dianggap sepele oleh sebagian besar pemilik mobil. Padahal, velg mobil memiliki peran penting dalam menunjang performa, kenyamanan, keamanan, dan penampilan mobil. Velg mobil juga memiliki berbagai macam jenis, bahan, ukuran, dan konstruksi yang perlu dipahami sebelum memilih velg yang sesuai dengan kebutuhan dan selera Anda.

Namun, sebelum kita membahas lebih lanjut tentang macam-macam komponen pada velg mobil, ada baiknya kita mengenal dulu apa itu velg mobil dan bagaimana cara kerjanya. Velg mobil adalah bagian dari roda mobil yang berfungsi sebagai tempat melekatnya ban. Velg mobil terhubung dengan as roda melalui baut atau mur yang disebut dengan lug nut. Velg mobil juga berperan dalam mendinginkan rem dan ban, serta menopang beban kendaraan.

Velg mobil terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:

  • Rim: Rim adalah bagian tepi velg yang berbentuk lingkaran dan berfungsi sebagai tempat melekatnya ban. Rim memiliki beberapa istilah yang perlu diketahui, yaitu:
  • Rim Marking: Rim Marking adalah informasi ukuran atau diameter velg yang biasanya tertulis di sisi velg. Contohnya, 15x7J ET 38. Artinya, velg tersebut memiliki diameter 15 inchi dengan lebar 7 inchi. Angka 38 menunjukkan offset velg dalam satuan milimeter.
  • Rim Width: Rim Width adalah lebar rim yang diukur dari sisi dalam ke sisi luar. Lebar rim menentukan lebar ban yang cocok untuk dipasang pada velg. Lebar rim yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat menyebabkan ban tidak melekat dengan baik atau mudah bocor.
  • Rim Diameter: Rim Diameter adalah diameter rim yang diukur dari sisi dalam ke sisi dalam. Diameter rim menentukan diameter ban yang cocok untuk dipasang pada velg. Diameter rim yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat menyebabkan ban tidak sesuai dengan ukuran roda atau tidak dapat masuk ke dalam fender.
  • Rim Flange: Rim Flange adalah bagian pinggir rim yang berfungsi sebagai penahan ban agar tidak lepas dari velg. Rim Flange memiliki bentuk yang bervariasi, seperti J, K, B, H, dan lain-lain. Bentuk rim flange menentukan jenis ban yang cocok untuk dipasang pada velg, seperti ban tubeless atau ban tubetype.
  • Center Bore: Center Bore adalah lubang yang berada di tengah velg yang berfungsi sebagai penentu posisi velg pada as roda. Center Bore harus sesuai dengan ukuran as roda agar velg dapat terpasang dengan benar dan tidak bergeser. Jika Center Bore terlalu besar, maka velg harus menggunakan ring penyesuai yang disebut dengan hub centric ring.
  • Bolt Pattern: Bolt Pattern adalah pola lubang baut yang berada di sekitar Center Bore yang berfungsi sebagai pengunci velg pada as roda. Bolt Pattern harus sesuai dengan pola lubang baut pada as roda agar velg dapat terpasang dengan kuat dan aman. Bolt Pattern biasanya ditulis dengan format seperti 4×100, 5×114.3, dan lain-lain. Angka pertama menunjukkan jumlah lubang baut, sedangkan angka kedua menunjukkan jarak antara dua lubang baut yang berseberangan dalam satuan milimeter.
  • Offset: Offset adalah jarak antara titik tengah velg dengan permukaan belakang velg yang berhubungan dengan as roda. Offset menentukan seberapa jauh velg keluar atau masuk dari fender. Offset biasanya ditulis dengan format seperti ET 38, ET -12, dan lain-lain. Angka positif menunjukkan bahwa velg masuk ke dalam, sedangkan angka negatif menunjukkan bahwa velg keluar ke luar. Offset yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat menyebabkan velg menyentuh fender, rem, atau komponen lainnya.

Selain komponen-komponen di atas, velg mobil juga memiliki beberapa jenis berdasarkan cara pembuatannya, konstruksinya, dan bahan yang digunakan. Berikut adalah penjelasannya:

- Advertisement -
  • Jenis Velg Berdasarkan Cara Pembuatannya:
  • Velg Forged: Velg Forged adalah velg yang dibuat dengan cara menekan blok logam dengan tekanan dan suhu yang tinggi hingga membentuk velg. Velg Forged memiliki keunggulan berupa kekuatan, ketahanan, dan bobot yang ringan. Namun, velg Forged juga memiliki kelemahan berupa harga yang mahal dan ketersediaan yang terbatas.
  • Velg Casting: Velg Casting adalah velg yang dibuat dengan cara menuangkan logam cair ke dalam cetakan yang berbentuk velg. Velg Casting memiliki keunggulan berupa harga yang terjangkau dan variasi desain yang banyak. Namun, velg Casting juga memiliki kelemahan berupa bobot yang berat dan kekuatan yang rendah.
  • Velg Flow Forming: Velg Flow Forming adalah velg yang dibuat dengan cara memutar dan membentuk logam pada suhu tinggi sehingga menghasilkan velg yang lebih kuat dan ringan daripada velg Casting. Velg Flow Forming memiliki keunggulan berupa harga yang lebih murah daripada velg Forged dan kekuatan yang lebih tinggi daripada velg Casting. Namun, velg Flow Forming juga memiliki kelemahan berupa variasi desain yang terbatas.
  • Jenis Velg Berdasarkan Konstruksi:
  • Velg Monoblock: Velg Monoblock adalah velg yang dibuat dari satu bagian logam utuh yang dibentuk menjadi velg. Velg Monoblock memiliki keunggulan berupa bobot yang ringan dan kekuatan yang tinggi. Namun, velg Monoblock juga memiliki kelemahan berupa sulit diperbaiki jika rusak dan kurang fleksibel dalam hal desain.
  • Velg Split: Velg Split adalah velg yang dibuat dari dua atau tiga bagian yang dipisahkan dan kemudian dirakit kembali. Velg Split memiliki keunggulan berupa mudah diperbaiki jika rusak dan fleksibel dalam hal desain. Namun, velg Split juga memiliki kelemahan berupa bobot yang berat dan kekuatan yang rendah.
  • Jenis Velg Berdasarkan Bahan:
  • Velg Baja: Velg Baja adalah velg yang dibuat dari bahan baja yang kuat dan tahan lama. Velg Baja memiliki keunggulan berupa harga yang murah dan ketahanan yang baik. Namun, velg Baja juga memiliki kelemahan berupa bobot yang berat dan penampilan yang kurang menarik.
  • Velg Aluminium: Velg Aluminium adalah velg yang dibuat dari bahan aluminium yang ringan dan mudah dibentuk. Velg Aluminium memiliki keunggulan berupa bobot yang ringan dan penampilan yang menarik. Namun, velg Aluminium juga memiliki kelemahan berupa harga yang mahal dan ketahanan yang kurang baik.
Topik:
Share This Article