Kisah Produsen Mobil Toyota Dari Mesin Jahit ke Mobil

Yudha Cilaros By Yudha Cilaros
7 Min Read
Kisah Produsen Mobil Toyota Dari Mesin Jahit ke Mobil
Kisah Produsen Mobil Toyota Dari Mesin Jahit ke Mobil

Toyota. Nama yang begitu akrab di telinga kita, seperti teman lama yang selalu ada di sisi kita, terutama saat kita terjebak dalam kemacetan lalu lintas yang tak berkesudahan. Tapi tahukah Anda bahwa Toyota, produsen mobil terbesar di dunia ini, berawal dari… mesin jahit? Betul sekali, mesin jahit. Jadi, mari kita mulai perjalanan waktu kita.

Awal Mula

Toyota didirikan pada 28 Agustus 1937 di Tokyo, Jepang. Pendirinya adalah Kiichiro Toyoda. Tunggu, Toyoda? Bukan Toyota? Nah, inilah bagian yang menarik. Awalnya, Toyota bukanlah sebuah perusahaan mobil, melainkan sebuah perusahaan mesin jahit. Ayah Kiichiro, Sakichi Toyoda, adalah seorang industrialis pertama Jepang yang merupakan salah satu penemu mesin jahit.

Kiichiro Toyoda lahir pada 11 Juni 1894 di Prefektur Aichi, Jepang. Ia merupakan anak sulung dari Sakichi Toyoda, seorang penemu terkenal yang dikenal karena menciptakan mesin tenun otomatis. Sejak kecil, Kiichiro Toyoda telah terpapar dengan semangat inovasi dan kemajuan teknologi yang melimpah dalam keluarganya.Pada usia 28 tahun, Kiichiro Toyoda bergabung dengan perusahaan ayahnya, Toyoda Automatic Loom Works.

Namun, minatnya tidak hanya terbatas pada mesin tenun. Ia memiliki ambisi yang lebih besar dan bercita-cita untuk membangun mobil yang akan mengubah cara orang bergerak.Pada tahun 1933, Kiichiro Toyoda mendirikan Toyota Motor Company. Meski awalnya hanya sebuah divisi kecil di dalam perusahaan mesin tenun, Kiichiro memiliki visi yang jauh ke depan. Ia ingin memanfaatkan teknologi otomotif yang sedang berkembang pesat untuk menciptakan kendaraan yang efisien, andal, dan terjangkau bagi masyarakat Jepang.

- Advertisement -

Salah satu tonggak penting dalam sejarah Toyota adalah pengembangan Model AA pada tahun 1936. Model ini menjadi mobil penumpang pertama yang diproduksi secara massal oleh perusahaan. Keberhasilan Model AA menjadi landasan kuat bagi Toyota untuk tumbuh dan menjadi salah satu produsen mobil terkemuka di dunia.

Akan tetapi, kesuksesan tidak membuat Kiichiro Toyoda puas. Ia terus mendorong inovasi di perusahaan dengan menciptakan Toyota Production System (TPS). Sistem ini mengutamakan efisiensi dan kualitas, serta meminimalkan limbah dalam proses produksi. Pendekatan revolusioner ini memungkinkan Toyota untuk memproduksi mobil dengan biaya lebih rendah dan kualitas yang lebih baik dibandingkan pesaing mereka.

Selain fokus pada inovasi teknologi, Kiichiro Toyoda juga memiliki perhatian yang besar terhadap karyawan. Ia memperkenalkan konsep kaizen, yang berarti peningkatan berkelanjutan, untuk membangunkan keterampilan dan pengetahuan para karyawan Toyota.

Perubahan Nama

Namun, karena dinilai kurang menguntungkan dari sisi pemasaran dan feng shui, maka nama Toyoda yang merupakan nama keluarga pendiri diganti menjadi Toyota. Jadi, jika Anda berpikir bahwa Toyota adalah sebuah nama yang keren dan futuristik, sebenarnya itu hanyalah hasil dari pertimbangan pemasaran dan feng shui.

Feng Shui adalah sistem pengaturan ruangan, struktur, tata letak, tempat, dan orientasi yang berasal dari China kuno. Kata “Feng Shui” sendiri terdiri dari kata “Feng” yang berarti angin dan “Shui” yang berarti air. Tujuan Feng Shui adalah untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan dengan membawa kedamaian dan kemakmuran.

- Advertisement -

Feng Shui berhubungan dengan aliran energi (qi) dan bagaimana mengatur qi tersebut agar selaras dengan energi rohani yang berada di tempat tersebut. Ada dua jenis qi, yaitu qi baik atau sheng qi (qi yang hidup) yang bermanfaat, baik, dan positif serta qi yang berbahaya dan negatif atau sha qi (qi yang membunuh).Feng Shui digunakan dalam menata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan dengan cara yang akan membawa kedamaian dan kemakmuran.

Perjalanan ke Puncak

Dalam usia 30 tahun, Toyoda menyelesaikan mesin tenun. Ini kemudian mengantarnya mendirikan cikal bakal perakitan Toyota, yakni Toyoda Automatic Loom Works, Ltd. pada November 1926. Di sini hak paten mesin tekstil otomatisnya kemudian dijual kepada Platt Brothers & Co, Ltd. dari Inggris, Britania Raya.

Toyota Hari Ini

Sekarang, Toyota adalah produsen mobil terbesar di dunia dalam unit sales dan net sales. Pabrikan terbesar di Jepang ini menghasilkan 8-8,5 juta unit mobil di seluruh dunia tiap tahunnya.

- Advertisement -

Toyota memiliki berbagai produk yang mencakup berbagai segmen otomotif. Berikut adalah beberapa produk Toyota:

  1. MPV: Toyota menawarkan berbagai model MPV seperti Kijang Innova, Avanza, Calya, Alphard, Avanza Veloz, Venturer, Sienta, Voxy, dan Vellfire.
  2. SUV: Di segmen SUV, Toyota memiliki Rush, Fortuner, serta Land Cruiser.
  3. Crossover: Di segmen Crossover, ada Toyota CH-R dan CH-R Hybrid.
  4. Hatchback: Di segmen Hatchback, Toyota menawarkan Agya dan Yaris.
  5. Sedan: Di segmen Sedan, Toyota memiliki Camry, Camry Hybrid, Vios, dan Corolla Altis.
  6. Pickup: Di segmen Pickup, ada Toyota Hilux S Cab dan Hilux D Cab.
  7. Sport: Di segmen Sport, ada Toyota FT 86 dan Toyota Supra.

Selain itu, Toyota juga memiliki produk lain seperti mesin jahit dan mesin. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Mesin Jahit: Toyota awalnya adalah perusahaan yang memproduksi mesin jahit.
  2. Mesin Tenun: Kiichiro Toyoda, pendiri Toyota, menyelesaikan mesin tenun pada usia 30 tahun.
  3. Mobil Hybrid: Toyota juga merilis berbagai model mobil hybrid seperti C-HR hybrid, Camry hybrid, Corolla Altis hybrid, dan Toyota Kijang Innova hybrid.
  4. Mobil Berteknologi Listrik: Toyota juga sedang mempelajari pasar kendaraan listrik di Indonesia untuk bisa menghadirkan produk mobil listrik yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Jadi, Toyota tidak hanya memproduksi mobil, tetapi juga berbagai produk lainnya yang mencakup berbagai teknologi dan inovasi.

Dari Mesin Jahit ke Mobil

Jadi, itulah perjalanan Toyota, dari mesin jahit hingga menjadi produsen mobil terbesar di dunia. Jika ada pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah ini, mungkin itu adalah bahwa kita tidak pernah tahu kemana jalan hidup akan membawa kita. Siapa yang menyangka bahwa sebuah perusahaan mesin jahit bisa berubah menjadi produsen mobil terbesar di dunia? Jadi, jangan pernah meremehkan mesin jahit Anda. Siapa tahu suatu hari nanti, mesin jahit itu bisa berubah menjadi… pesawat jet?.

Share This Article