Gus Sunny Memberi Hadiah Mobil Lexus ke Ning Chasna: Mahar Sederhana, Hadiah Mewah

Yudha Cilaros By Yudha Cilaros
5 Min Read
Gus Sunny Memberi Hadiah Mobil Lexus ke Ning Chasna: Mahar Sederhana, Hadiah Mewah
Gus Sunny Memberi Hadiah Mobil Lexus ke Ning Chasna: Mahar Sederhana, Hadiah Mewah

Pernikahan anak kiai, Gus Sunny dan Ning Chasna Nayluver baru-baru ini menjadi sorotan publik. Pasalnya, usia Ning Chasna Nayluver dinilai masih terlalu muda untuk menikah, yakni 18 tahun. Tidak hanya umur, gaya pernikahan mewah keduanya juga menjadi perhatian warganet.

Gus Sunny dan Ning Chasna melangsungkan ijab kabul di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur pada Rabu (17/1/2024) lalu. Gus Sunny adalah putra dari Gus Fahim, cucu dari KH Maimun Zubair, dan cicit dari KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Ning Chasna adalah putri dari Ning Nurul, seorang pengusaha di Surabaya.

Dalam video yang beredar di media sosial, pernikahan Gus Sunny dan Ning Chasna terlihat bergaya seperti Royal Wedding. Ning Chasna tampak memakai gaun mewah seperti putri kerajaan. Apalagi, ia diantar naik mobil mewah Toyota Lexus LM 350 dengan nomor polisi cantik CH 45 NA. Mobil satu ini sendiri diketahui memiliki harga mencapai miliaran rupiah.

Namun, di balik kemewahan itu, ada hal yang mengejutkan dari pernikahan ini. Gus Sunny diketahui hanya memberikan mahar berupa uang Rp50 ribu untuk Ning Chasna. Hal ini diketahui setelah potongan video ijab kabul pasutri tersebut tersebar di media sosial.

- Advertisement -

Nominal mahar yang diberikan Gus Sunny kepada Ning Chasna ini sempat menuai respons pro dan kontra dari publik. Banyak yang mempertanyakan mengapa pria bernama lengkap Agus Sunny Dinu Muhammad itu hanya memberikan mahar Rp50 ribu. Ada yang menganggapnya sebagai bentuk kesederhanaan, namun ada juga yang menganggapnya sebagai bentuk penghinaan.

Menurut Gus Fahim, ayah dari Gus Sunny, mahar Rp50 ribu itu adalah permintaan dari Ning Chasna sendiri. Ia mengatakan bahwa Ning Chasna tidak meminta mahar yang besar, melainkan hanya ingin Gus Sunny menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab.

“Mahar itu permintaan Ning Chasna sendiri. Dia tidak minta mahar yang besar, dia hanya minta Gus Sunny menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab. Itu yang dia minta,” kata Gus Fahim saat dihubungi Suara.com pada Senin (22/1/2024).

Gus Fahim menambahkan bahwa mahar Rp50 ribu itu juga memiliki makna simbolis. Ia mengatakan bahwa angka 50 merupakan lambang dari lima rukun Islam dan lima waktu sholat. Sedangkan angka ribu merupakan lambang dari seribu bacaan sholawat.

“Angka 50 itu lambang dari lima rukun Islam dan lima waktu sholat. Angka ribu itu lambang dari seribu bacaan sholawat. Jadi, mahar itu sebenarnya memiliki makna yang dalam,” ujar Gus Fahim.

- Advertisement -

Kendati hanya memberikan mahar Rp50 ribu, Gus Sunny rupanya memberikan seserahan dan hadiah yang begitu mewah untuk sang istri. Ia diketahui memberikan 1 unit mobil kepada Ning Chasna. Mobil tersebut berjenis Lexus LM 380 berwarna hitam dan berpelat nomor CH 45 NA. Mobil ini memiliki harga sekitar Rp3,5 miliar per unit.

Mengetahui Gus Sunny memberikan hadiah berupa mobil untuk Ning Chasna, warganet pun memberikan respons yang begitu beragam. Hal ini tampak dari kolom komentar unggahan akun TikTok @/withyouu._. Ada yang mengucapkan selamat, ada yang iri, ada yang kagum, dan ada juga yang sinis.

“MasyaAllah Ning Nayluver beruntung sekali,” komentar salah seorang warganet.

- Advertisement -

“Ugal-ugalan ini ya Allah. MasyaAllah nular,” komentar warganet lain.

“Mahar Rp50 ribu, hadiah mobil mewah. Ini mah bukan nikah, ini mah lelang,” komentar warganet lainnya.

“Mobil mahar atau hadiah? Kalau hadiah sih nggak masalah, tapi kalau mahar sih nggak sesuai syariat,” komentar warganet lainnya lagi.

Pernikahan Gus Sunny dan Ning Chasna ini memang menarik untuk dikaji lebih dalam. Di satu sisi, ada kesederhanaan dalam mahar yang diberikan. Di sisi lain, ada kemewahan dalam hadiah yang diberikan. Apakah ini merupakan bentuk kontradiksi atau harmoni? Apakah ini merupakan bentuk cinta atau materi? Apakah ini merupakan bentuk taat atau riya?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini tentu tidak mudah untuk ditemukan. Setiap orang mungkin memiliki pandangan dan penilaian yang berbeda-beda. Namun, yang pasti, pernikahan ini telah menjadi pembelajaran bagi kita semua. Bahwa pernikahan bukanlah sekadar urusan mahar dan hadiah, melainkan juga urusan hati dan iman. Semoga Gus Sunny dan Ning Chasna menjadi pasangan yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Aamiin.

Share This Article