Jenis Ban Mobil Khusus Jalur Curam: Salah Pilih bisa Masuk Jurang

Yudha Cilaros By Yudha Cilaros
7 Min Read
Jenis Ban Mobil Khusus Jalur Curam: Salah Pilih bisa Masuk Jurang
Jenis Ban Mobil Khusus Jalur Curam: Salah Pilih bisa Masuk Jurang

Jika Anda termasuk penggemar mobil yang suka menjelajah berbagai medan, tentu Anda sudah tahu bahwa tidak semua ban mobil cocok untuk digunakan di jalur curam. Jalur curam adalah jalan yang memiliki kemiringan atau elevasi yang tinggi, sehingga membutuhkan tenaga dan keseimbangan yang ekstra dari mobil. Ban mobil yang salah bisa menyebabkan mobil mudah tergelincir, terperosok, atau bahkan terguling saat menanjak atau menurun di jalur curam.

Lalu, jenis ban mobil apa yang khusus untuk jalur curam? Mengapa kita perlu memilih ban yang sesuai dengan medan? Dan bagaimana cara memilih dan merawat ban yang tepat? Simak ulasan lengkapnya di artikel ini.

Jenis Ban Mobil Khusus Jalur Curam

Secara umum, ada tiga jenis ban mobil yang khusus untuk jalur curam, yaitu:

  • Ban All Terrain (A/T): Ban ini adalah ban serbaguna yang bisa digunakan di berbagai medan, baik aspal, tanah, pasir, lumpur, maupun salju. Ban ini memiliki alur yang cukup dalam dan lebar, sehingga mampu memberikan traksi dan grip yang baik di jalur curam. Ban ini cocok untuk mobil SUV, crossover, atau pickup yang sering berpetualang di alam liar.
  • Ban Highway Terrain (H/T): Ban ini adalah ban yang dirancang khusus untuk jalan aspal, tetapi juga bisa digunakan di jalur curam yang tidak terlalu ekstrem. Ban ini memiliki alur yang halus dan rapat, sehingga mampu mengurangi gesekan dan suara berisik saat melaju di jalan rata. Ban ini cocok untuk mobil keluarga, sedan, atau hatchback yang jarang keluar kota.
  • Ban Mud Terrain (M/T): Ban ini adalah ban yang dirancang khusus untuk jalur curam yang berlumpur, berbatu, atau berkerikil. Ban ini memiliki alur yang sangat dalam dan kasar, sehingga mampu menggali dan menggigit permukaan jalan yang licin atau berlubang. Ban ini cocok untuk mobil off-road, jeep, atau truk yang sering menantang medan sulit.

Mengapa Memilih Ban yang Sesuai dengan Medan

Memilih ban yang sesuai dengan medan adalah hal yang penting untuk dilakukan, karena ban adalah komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan dan mempengaruhi kinerja mobil secara keseluruhan. Beberapa alasan mengapa kita perlu memilih ban yang sesuai dengan medan adalah:

- Advertisement -
  • Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara: Ban yang sesuai dengan medan akan memberikan traksi, grip, stabilitas, dan handling yang optimal, sehingga mobil tidak mudah tergelincir, terperosok, atau terguling saat menanjak atau menurun di jalur curam. Ban yang sesuai dengan medan juga akan mengurangi getaran, goncangan, dan suara berisik yang bisa mengganggu kenyamanan berkendara.
  • Untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar: Ban yang sesuai dengan medan akan mengurangi gesekan dan hambatan yang terjadi antara ban dan jalan, sehingga mobil tidak perlu mengeluarkan tenaga yang berlebihan untuk melaju. Hal ini akan berdampak pada penghematan bahan bakar yang bisa mencapai 10%.
  • Untuk memperpanjang usia ban: Ban yang sesuai dengan medan akan mengurangi risiko kerusakan yang bisa disebabkan oleh faktor eksternal, seperti suhu, tekanan, kelembaban, atau benda asing. Ban yang sesuai dengan medan juga akan mengurangi keausan yang terjadi akibat gesekan dan hambatan yang berlebihan. Hal ini akan berdampak pada umur ban yang bisa bertahan hingga 50.000 km.

Bagaimana Memilih dan Merawat Ban yang Tepat

Setelah mengetahui jenis dan manfaat ban yang sesuai dengan medan, kita perlu tahu bagaimana cara memilih dan merawat ban yang tepat. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kita lakukan:

  • Memilih ban yang sesuai dengan ukuran, tipe, dan merek mobil: Sebelum membeli ban, kita perlu mengecek ukuran, tipe, dan merek ban yang sesuai dengan spesifikasi mobil kita. Ukuran ban bisa dilihat dari angka-angka yang tertera di sisi ban, seperti 215/75 R15, yang berarti lebar ban 215 mm, rasio tinggi ban 75%, diameter pelek 15 inci³. Tipe ban bisa dilihat dari huruf-huruf yang tertera di sisi ban, seperti A/T, H/T, atau M/T, yang berarti All Terrain, Highway Terrain, atau Mud Terrain⁴. Merek ban bisa dilihat dari logo atau nama yang tertera di sisi ban, seperti Bridgestone, Michelin, Goodyear, dll. Kita bisa memilih merek ban yang sudah terkenal dan terpercaya, atau yang sesuai dengan budget kita.
  • Memeriksa kondisi ban secara rutin: Setidaknya sebulan sekali, kita perlu memeriksa kondisi ban secara rutin, seperti tekanan angin, kedalaman alur, kerataan permukaan, dan kerusakan fisik. Tekanan angin ban harus sesuai dengan rekomendasi pabrikan, yang bisa dilihat di buku manual, pintu samping, atau tutup bensin mobil. Kedalaman alur ban harus minimal 1,6 mm, yang bisa dilihat dengan menggunakan koin atau alat pengukur khusus. Kerataan permukaan ban harus rata dan tidak ada benjolan, retak, atau sobekan. Kerusakan fisik ban harus segera ditangani dengan cara menambal, mengganti, atau memutar posisi ban.
  • Mengganti ban sesuai dengan kebutuhan: Meskipun ban bisa bertahan hingga 50.000 km, kita perlu mengganti ban sesuai dengan kebutuhan, terutama jika kita sering berkendara di jalur curam. Beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan untuk mengganti ban adalah: usia ban lebih dari 5 tahun, kedalaman alur ban kurang dari 1,6 mm, kerusakan fisik ban parah, atau performa ban menurun. Kita bisa mengganti ban dengan jenis yang sama atau yang lebih baik, sesuai dengan medan yang akan kita tempuh.

Jenis ban mobil khusus jalur curam adalah ban All Terrain (A/T), ban Highway Terrain (H/T), dan ban Mud Terrain (M/T), yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sesuai dengan medan yang akan dihadapi. Memilih ban yang sesuai dengan medan adalah hal yang penting untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, efisiensi, dan usia ban. Memilih dan merawat ban yang tepat adalah hal yang mudah untuk dilakukan, asalkan kita mengetahui ukuran, tipe, merek, kondisi, dan kebutuhan ban.

Share This Article