Menjaga Nilai Tukar Rupiah: Ambisi dan Strategi Pemerintahan Prabowo

zajpreneur By zajpreneur
2 Min Read

jfid – Pemerintahan Prabowo Subianto telah menetapkan target ambisius untuk menjaga nilai tukar rupiah dalam kisaran Rp15.000-Rp15.400 per dolar AS pada tahun 2025. Target ini tertuang dalam rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) untuk periode 2025.

Pada awal kuartal I/2024, nilai tukar rupiah melemah sebesar 2,09% (year-to-date/td), berada pada kisaran Rp14.950 per dolar AS pada 4 Maret 2024.

Pelemahan ini terjadi di tengah berlanjutnya ketidakpastian di pasar keuangan global, dipengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

fragmentasi geopolitik yang mendorong peningkatan harga energi dan pangan, dan fenomena penguatan dolar AS sejalan dengan masih tingginya suku bunga negara maju.

- Advertisement -

Strategi Pemerintah

Pemerintah merancang strategi operasi moneter yang pro-market untuk efektivitas kebijakan moneter dengan lima langkah. Pertama, penguatan strategi operasi moneter untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter.

Kedua, menetapkan tingkat suku bunga BI-Rate yang optimal untuk menjangkar ekspektasi inflasi. Ketiga, mendorong percepatan pendalaman pasar uang dan pasar valas untuk menarik aliran modal asing masuk.

Keempat, mendorong percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional maupun lintas negara. Kelima, menerapkan kebijakan makroprudensial yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendorong pembiayaan perbankan.

Menjaga Inflasi

Selain menjaga nilai tukar rupiah, pemerintah juga berupaya menjaga inflasi agar tetap stabil dalam rentang 1,5-3,5%. Langkah ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

Target ini memiliki angka yang sama dengan sasaran tahun ini, sesuai dengan kesepakatan pemerintah bersama Bank Indonesia (BI).

- Advertisement -

Kesimpulan

Pemerintahan Prabowo menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Dengan menjaga nilai tukar rupiah dan inflasi, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.

Diperlukan kebijakan yang tepat dan pelaksanaan yang efektif untuk mencapai target-target tersebut. Semoga upaya ini dapat membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik dan lebih sejahtera.

- Advertisement -
Share This Article