Sejarah dan Perkembangan Geometri

yumna By yumna
3 Min Read
a pen and a tablet

Pengantar

jlk- Geometri, cabang matematika yang berfokus pada bentuk, telah muncul secara independen di berbagai budaya sejak zaman kuno.

Sejarah geometri mencerminkan perjalanan panjang manusia dalam memahami ruang dan bentuk.

Dari penggunaan praktis dalam konstruksi bangunan hingga pembentukan dasar-dasar geometri modern, sejarah geometri mencerminkan evolusi pemikiran manusia tentang struktur dunia fisik.

Awal Mula Geometri

Geometri muncul sebagai ilmu pengetahuan praktis tentang panjang, luas, dan volume, dengan unsur-unsur dari ilmu matematika formal yang muncul di Barat sedini Thales (abad 6 SM).

- Advertisement -

Banyak ilmuwan jaman dulu yang telah mempelajari ilmu ini, seperti Thales, Pythagoras, dan Euclid, tiga tokoh yang berpengaruh dalam ilmu geometri dan karyanya telah banyak dikembangkan oleh ilmuwan lainnya.

Geometri dalam Era Yunani Kuno

Pada abad ke-3 SM, geometri dimasukkan ke dalam bentuk aksiomatik oleh Euclid, yang dibantu oleh geometri Euclid, menjadi standar selama berabad-abad.

Archimedes mengembangkan teknik cerdik untuk menghitung luas dan isi, dalam banyak cara mengantisipasi kalkulus integral yang modern.

Geometri dan Astronomi

Bidang astronomi, terutama memetakan posisi bintang dan planet pada falak dan menggambarkan hubungan antara gerakan benda langit, menjabat sebagai sumber penting masalah geometrik selama satu berikutnya dan setengah milenium.

Geometri Analitis dan Kalkulus

Pengenalan koordinat oleh René Descartes dan perkembangan bersamaan aljabar menandai tahap baru untuk geometri, karena tokoh geometris, seperti kurva pesawat, sekarang bisa diwakili analitis, yakni dengan fungsi dan persamaan. Hal ini memainkan peran penting dalam munculnya kalkulus pada abad ke-17.

- Advertisement -

Geometri Proyektif dan Geometri Diferensial

Selanjutnya, teori perspektif menunjukkan bahwa ada lebih banyak geometri dari sekadar sifat metrik angka: perspektif adalah asal geometri proyektif.

Subyek geometri selanjutnya diperkaya oleh studi struktur intrinsik benda geometris yang berasal dengan Euler dan Gauss dan menyebabkan penciptaan topologi dan geometri diferensial.

Geometri Non-Euclid

Sejak penemuan abad ke-19 geometri non-Euclid, konsep ruang telah mengalami transformasi radikal, dan muncul pertanyaan: mana ruang geometris paling sesuai dengan ruang fisik?.

- Advertisement -

Geometri di Era Modern

Dengan meningkatnya matematika formal dalam abad ke-20, juga ‘ruang’ (dan ‘titik’, ‘garis’, ‘bidang’) kehilangan isi intuitif, jadi hari ini kita harus membedakan antara ruang fisik, ruang geometris (di mana ‘ ruang ‘,’ titik ‘dll masih memiliki arti intuitif mereka) dan ruang abstrak.

Kesimpulan

Dari tradisi geometri Yunani dan Romawi hingga pengembangan teori non-Euklides dan topologi, geometri terus berkembang, memberikan wawasan baru tentang sifat ruang dan hubungan di antara objek-objek dalam ruang tersebut.

Geometri tidak hanya menjadi disiplin ilmu matematika yang murni, tetapi juga memiliki penerapan yang luas di berbagai bidang.

Dari arsitektur hingga teknik sipil, dari ilmu material hingga ilmu komputer, konsep-konsep geometri memainkan peran penting dalam merancang, memodelkan, dan memahami dunia di sekitar kita.

Share This Article