Cara Mengatasi Ban Tubeless yang Sering Bocor: Tips dari Orang yang Sudah Capek Ganti Ban

Yudha Cilaros By Yudha Cilaros
9 Min Read
Cara Mengatasi Ban Tubeless yang Sering Bocor: Tips dari Orang yang Sudah Capek Ganti Ban
Cara Mengatasi Ban Tubeless yang Sering Bocor: Tips dari Orang yang Sudah Capek Ganti Ban

Ban tubeless adalah salah satu jenis ban yang kini banyak dipakai oleh berbagai kendaraan, terutama sepeda motor. Ban tubeless dianggap lebih praktis, aman, dan awet daripada ban biasa atau tubetype. Namun, bukan berarti ban tubeless ini bebas dari masalah. Ban tubeless juga bisa bocor, baik karena faktor usia, kualitas, maupun kondisi jalan.

Ban tubeless yang bocor tentu sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara. Apalagi jika bocornya terjadi di tengah jalan yang sepi atau jauh dari bengkel. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki atau mengganti ban yang bocor. Jadi, bagaimana cara mengatasi ban tubeless yang sering bocor?

Sebelum kita membahas cara mengatasi ban tubeless yang sering bocor, ada baiknya kita mengetahui dulu penyebab ban tubeless bisa bocor. Menurut beberapa sumber yang saya temukan di internet, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan ban tubeless bocor, yaitu:

  • Ban sudah aus. Ban yang sudah lama dipakai, terutama untuk menempuh medan landai, akan berisiko tinggi mengalami aus lebih cepat karena selalu bergesekan dengan benda halus. Ban yang aus akan mudah bocor karena permukaannya sudah tipis dan rapuh.
  • Kebocoran pada pentil ban. Pentil ban adalah bagian yang berfungsi sebagai jalan masuknya udara ke dalam ban. Jika pentil ban kendor, rusak, atau bocor, maka udara di dalam ban akan keluar secara perlahan dan ban akan kempes.
  • Kebocoran pada sambungan ban dan velg. Sambungan antara ban dan velg harus rapat dan rata agar udara di dalam ban tidak bocor. Jika sambungan ini longgar, penyok, atau berkarat, maka udara akan mudah keluar dan ban akan bocor.
  • Tertusuk benda tajam di jalan. Ini adalah penyebab ban bocor yang paling umum dan sering dialami oleh pengendara. Benda-benda tajam seperti paku, pecahan kaca, batu kerikil, atau besi bisa menembus permukaan ban dan menyebabkan kebocoran. Biasanya, bocoran akibat benda tajam ini terlihat jelas dan mudah ditemukan.

Nah, setelah mengetahui penyebab ban tubeless bisa bocor, sekarang kita bisa membahas cara mengatasi ban tubeless yang sering bocor. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, baik untuk mencegah, mengatasi, maupun menambal ban tubeless yang bocor. Berikut adalah beberapa caranya:

- Advertisement -
  • Mencegah ban tubeless bocor. Pencegahan adalah langkah yang paling bijak dan hemat untuk menghindari ban tubeless bocor. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah ban tubeless bocor, yaitu:
    • Periksa tekanan angin ban secara rutin. Tekanan angin ban yang sesuai dengan standar akan membuat ban lebih kuat dan tahan bocor. Jangan biarkan ban terlalu kempes atau terlalu kencang, karena bisa menyebabkan ban mudah bocor atau pecah.
    • Periksa kondisi ban secara rutin. Periksa apakah ada kerusakan, robekan, atau benda asing yang menempel pada permukaan ban. Jika ada, segera bersihkan atau perbaiki. Jangan biarkan ban terlalu aus atau botak, karena bisa menyebabkan ban mudah bocor atau pecah.
    • Periksa kondisi pentil ban secara rutin. Pastikan pentil ban tidak kendor, rusak, atau bocor. Jika ada, segera kencangkan atau ganti. Gunakan tutup pentil ban yang berkualitas untuk melindungi pentil ban dari debu, kotoran, atau air.
    • Periksa kondisi sambungan ban dan velg secara rutin. Pastikan sambungan antara ban dan velg rapat dan rata. Jika ada celah, longgaran, penyokan, atau karatan, segera perbaiki atau ganti. Gunakan lem khusus untuk merekatkan ban dan velg agar tidak bocor.
    • Hindari melewati jalan yang berlubang, bergelombang, atau berbatu. Jalan yang tidak rata atau berbenda tajam bisa merusak ban dan menyebabkan bocor. Jika terpaksa melewati jalan seperti itu, kurangi kecepatan dan hati-hati.
    • Gunakan cairan anti bocor untuk ban tubeless. Cairan anti bocor adalah cairan khusus yang dimasukkan ke dalam ban tubeless untuk mencegah atau menambal bocoran. Cairan ini akan mengisi lubang bocor dan membeku sehingga ban tidak kempes. Cairan anti bocor bisa dibeli di toko ban atau bengkel terdekat.
  • Mengatasi ban tubeless bocor di jalan. Jika ban tubeless bocor di jalan, jangan panik dan khawatir. Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk mengatasi ban tubeless bocor di jalan, yaitu:
    • Kurangi laju kendaraan. Jika kita merasa ban kendaraan bocor, hal terpenting adalah kurangi lajunya. Jangan rem mendadak atau berbelok tajam, karena bisa menyebabkan ban pecah atau kendaraan tergelincir. Cari tempat yang aman untuk berhenti dan periksa ban yang bocor.
    • Jangan terus melaju. Ban bocor yang terus dipaksakan melaju akan membahayakan diri kita dan tentu saja dapat merusak kendaraan kita seperti ban dan velg yang akan semakin rusak. Jika tidak ada tempat yang aman untuk berhenti, cari bengkel terdekat atau minta bantuan orang lain.
    • Hindari padat lalu lintas. Jika ban bocor di jalan yang padat, sebaiknya hindari jalur yang ramai atau berbahaya. Pilih jalur yang sepi atau pinggir jalan. Jangan lupa memberi tanda atau isyarat kepada pengendara lain agar tidak menabrak atau mengganggu kita.
    • Ketahui penyebab ban bocor. Setelah berhenti di tempat yang aman, periksa penyebab ban bocor. Apakah karena tertusuk benda tajam, pentil ban bocor, sambungan ban dan velg bocor, atau ban sudah aus. Jika bisa, lepaskan ban dari kendaraan untuk memeriksanya lebih mudah.
    • Temukan kebocoran dan perbaiki. Setelah mengetahui penyebab ban bocor, cari lubang atau titik bocor pada ban. Jika sulit menemukannya, gunakan air sabun untuk membantu. Siramkan air sabun pada permukaan ban dan putar perlahan. Jika ada gelembung udara, berarti itu adalah titik bocor. Tandai titik bocor dengan spidol atau paku. Kemudian, perbaiki ban dengan cara menambalnya.
  • Menambal ban tubeless yang bocor. Jika ban tubeless bocor, kita bisa menambalnya sendiri atau membawanya ke bengkel. Ada beberapa cara untuk menambal ban tubeless yang bocor, yaitu:
  • Sistem suntik dari luar dengan menggunakan lem. Cara ini adalah cara yang paling mudah dan cepat untuk menambal ban tubeless yang bocor. Anda hanya perlu menyuntikkan lem khusus ke dalam lubang bocor dengan menggunakan alat suntik yang biasanya tersedia di toko ban atau bengkel. Lem ini akan mengeras dan menutup lubang bocor. Kelebihan cara ini adalah praktis dan tidak perlu melepas ban dari velg. Kekurangannya adalah tidak tahan lama dan bisa bocor lagi jika ban terkena benda tajam.
  • Sistem press dari dalam dengan menggunakan tambal ban. Cara ini adalah cara yang paling kuat dan tahan lama untuk menambal ban tubeless yang bocor. Anda perlu melepas ban dari velg dan membersihkan lubang bocor dengan alat khusus. Kemudian, Anda perlu menempelkan tambal ban yang sudah diolesi lem pada bagian dalam ban yang bocor. Setelah itu, Anda perlu menekan tambal ban dengan alat khusus agar melekat dengan kuat. Kelebihan cara ini adalah tahan lama dan tidak mudah bocor lagi. Kekurangannya adalah membutuhkan alat dan keterampilan yang lebih banyak.
  • Sistem string dengan menggunakan karet penambal. Cara ini adalah cara alternatif yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Anda perlu mempersiapkan beberapa alat, seperti pembuka lubang, lem, karet penambal, dan pengait. Pertama, Anda perlu mencari lubang bocor dan membersihkannya dengan pembuka lubang. Kedua, Anda perlu menyelipkan karet penambal pada pengait dan mengolesinya dengan lem. Ketiga, Anda perlu menusukkan pengait yang sudah dipasangi karet penambal ke lubang bocor dan menariknya dengan cepat agar karet terlepas dari pengait dan menutup lubang bocor. Kelebihan cara ini adalah mudah dan murah. Kekurangannya adalah kurang rapi dan tidak terlalu kuat.
Share This Article