Mobil Bahan Bakar Solar: Kelebihan dan Kekurangan

Yudha Cilaros By Yudha Cilaros
6 Min Read
Mobil Bahan Bakar Solar: Kelebihan dan Kekurangan
Mobil Bahan Bakar Solar: Kelebihan dan Kekurangan

Mobil bahan bakar solar atau diesel adalah salah satu jenis kendaraan yang banyak digunakan di Indonesia. Mobil solar memiliki mesin yang berbeda dengan mobil bensin, yaitu menggunakan kompresi udara yang tinggi untuk menyalakan bahan bakar tanpa memerlukan busi. Bahan bakar solar sendiri terdiri dari 75% hydrocarbon dan 25% aromatic hidrokarbon, yang merupakan hasil distilasi dari minyak bumi. Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan dari mobil bahan bakar solar? Berikut adalah ulasannya:

Kelebihan Mobil Bahan Bakar Solar

  • Efisiensi energi yang lebih tinggi. Mobil solar dapat menghasilkan lebih banyak energi per liternya dibandingkan dengan mobil bensin. Hal ini karena solar memiliki nilai kalor yang lebih tinggi dan rasio kompresi yang lebih besar. Selain itu, mobil solar juga memiliki sistem injeksi bahan bakar yang lebih canggih dan presisi, sehingga dapat mengatur penggunaan bahan bakar sesuai dengan kebutuhan mesin.
  • Torsi yang lebih besar pada RPM rendah. Mobil solar memiliki torsi atau daya putar yang lebih besar pada putaran mesin yang rendah. Hal ini karena solar memiliki kandungan karbon yang lebih banyak, sehingga dapat membakar lebih lama dan menghasilkan tekanan yang lebih besar di dalam silinder. Torsi yang besar ini sangat berguna untuk menggerakkan kendaraan yang berat, seperti truk, bus, atau mobil SUV.
  • Mesin yang lebih tahan lama dan perawatan yang lebih minim. Mobil solar memiliki mesin yang lebih tahan lama karena tidak menggunakan busi yang mudah aus atau kotor. Selain itu, mobil solar juga tidak memerlukan sistem pengapian yang kompleks, seperti koil, kabel, atau distributor. Perawatan yang diperlukan untuk mobil solar juga lebih minim, seperti penggantian oli, filter, atau timing belt.
  • Hemat bahan bakar untuk penggunaan jarak jauh. Mobil solar memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih hemat daripada mobil bensin, terutama untuk penggunaan jarak jauh. Hal ini karena mobil solar memiliki efisiensi termal yang lebih baik, yaitu kemampuan untuk mengubah energi panas menjadi energi mekanik. Mobil solar juga memiliki kecepatan laju yang lebih konstan, sehingga tidak memerlukan akselerasi yang sering.
  • Biaya operasional yang lebih rendah. Mobil solar memiliki biaya operasional yang lebih rendah daripada mobil bensin, karena harga bahan bakar solar yang lebih murah dan perawatan yang lebih jarang. Selain itu, mobil solar juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi, karena mesin yang lebih awet dan tahan lama.

Kekurangan Mobil Bahan Bakar Solar

  • Harga mobil yang lebih mahal. Mobil solar memiliki harga yang lebih mahal daripada mobil bensin, karena mesin yang lebih kompleks dan teknologi yang lebih canggih. Selain itu, mobil solar juga memerlukan pajak yang lebih tinggi, karena kapasitas mesin yang lebih besar. Harga mobil solar juga dipengaruhi oleh kurs mata uang asing, karena sebagian besar mobil solar diimpor dari luar negeri.
  • Emisi gas buang yang lebih besar. Mobil solar menghasilkan emisi gas buang yang lebih besar daripada mobil bensin, terutama gas nitrogen oksida (NOx) dan partikel halus (PM). Gas NOx dapat menyebabkan asam hujan, efek rumah kaca, dan gangguan pernapasan. Partikel halus dapat menyebabkan kanker paru-paru, penyakit jantung, dan stroke. Untuk mengurangi emisi gas buang, mobil solar memerlukan sistem pengolahan gas buang yang lebih mahal dan rumit, seperti katalitik konverter, filter partikel, atau urea.
  • Kinerja mesin yang lebih rendah pada suhu dingin. Mobil solar memiliki kinerja mesin yang lebih rendah pada suhu dingin, karena bahan bakar solar yang lebih kental dan sulit mengalir. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan untuk menyalakan mesin, penurunan daya, atau kerusakan pada pompa bahan bakar. Untuk mengatasi masalah ini, mobil solar memerlukan sistem pemanas bahan bakar, glow plug, atau bahan bakar aditif.
  • Suara mesin yang lebih bising dan getaran yang lebih besar. Mobil solar memiliki suara mesin yang lebih bising dan getaran yang lebih besar daripada mobil bensin, karena proses pembakaran yang lebih keras dan tekanan yang lebih tinggi. Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengemudi dan penumpang, serta meningkatkan keausan pada komponen mesin. Untuk mengurangi suara dan getaran, mobil solar memerlukan sistem peredam suara, isolasi, atau penyeimbang.

Mobil bahan bakar solar memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda dengan mobil bensin. Kelebihan mobil solar antara lain adalah efisiensi energi yang lebih tinggi, torsi yang lebih besar pada RPM rendah, mesin yang lebih tahan lama dan perawatan yang lebih minim, hemat bahan bakar untuk penggunaan jarak jauh, dan biaya operasional yang lebih rendah. Kekurangan mobil solar antara lain adalah harga mobil yang lebih mahal, emisi gas buang yang lebih besar, kinerja mesin yang lebih rendah pada suhu dingin, suara mesin yang lebih bising dan getaran yang lebih besar. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan mobil solar, Anda dapat memilih jenis mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

- Advertisement -
Share This Article